Lewati ke konten
Kembali ke blog
Tim Lancartech 2 menit baca

Cara Memilih Software House: 7 Pertanyaan Sebelum Tanda Tangan Kontrak

Checklist dari pengalaman mengerjakan banyak project untuk evaluasi software house — pertanyaan yang sering terlewat tapi penting di kemudian hari.

Cara Memilih Software House: 7 Pertanyaan Sebelum Tanda Tangan Kontrak

7 pertanyaan yang harus Anda tanyakan

1. “Tim yang kerja di project saya — internal atau outsource?”

Banyak agency kasih portofolio mengkilap tapi outsource ke freelancer murah saat project jalan. Tanya: berapa tahun engineer yang akan handle project di perusahaan? Ideal: > 1 tahun, retensi tinggi.

2. “Source code-nya milik siapa setelah project selesai?”

Pastikan 100% milik klien setelah pelunasan. Beberapa agency hold source code untuk lock-in maintenance fee. Cek di kontrak.

3. “Bagaimana proses handover dokumentasi?”

Bukan cuma source code — minta: README, architecture diagram, deployment guide, env config sample, runbook untuk operasi rutin. Tanpa dokumentasi, source code = bom waktu.

4. “Apa kebijakan revisi dan change request?”

  • Berapa round revisi termasuk dalam scope?
  • Bagaimana change request di-quote?
  • Bagaimana decision tracking-nya?

5. “Bagaimana garansi pasca-launching?”

Industry standard: 30 hari untuk landing page, 60-90 hari untuk web/mobile app. Garansi mencakup bug fix, BUKAN feature baru.

6. “Stack teknologi yang dipakai — kenapa pilih itu?”

Software house yang baik bisa jelaskan trade-off. Contoh: “kami pilih Astro untuk marketing site karena SEO, tapi pakai Next.js untuk dashboard karena interaktivitas tinggi.” Hindari yang cuma jawab “karena familiar.”

7. “Boleh saya hubungi klien lama Anda?”

Software house yang serius dengan senang hati menyambungkan ke 2-3 klien lama untuk reference call.

Red flag yang harus diwaspadai

  • Harga terlalu murah dibanding pasar — biasanya outsource ke fresh graduate atau kurang testing.
  • Tidak mau bikin kontrak tertulis — verbal agreement = no recourse.
  • Tidak punya proses milestone — full payment di awal tanpa milestone breakdown.
  • Tidak ada portofolio yang masih live — cuma screenshot tanpa link.
  • Komunikasi via chat doang tanpa video call atau meeting structured.

Cara kami di Lancartech

Setiap project mulai dengan:

  1. Discovery call gratis — kami pelajari bisnis, target, scope
  2. Proposal lengkap — breakdown scope, timeline, biaya per milestone
  3. Kontrak ditandatangani sebelum kickoff
  4. Sprint-based delivery — demo setiap 1-2 minggu
  5. Handover lengkap dengan dokumentasi + 1 jam training tim klien

Konsultasi gratis untuk diskusi project Anda.

Tim Lancartech · · 2 menit baca

Siap mulai proyek berikutnya?

Konsultasi awal gratis — kami bantu rancang strategi digital yang paling cocok untuk bisnis Anda.